hotline konsultasi:0757-23306958
hotline konsultasi:0757-23306958

Ada banyak cara untuk menguji kebersihan:
1. Metode penimbangan:
Substrat yang tidak dicuci ditimbang dan dicatat (nilai A), substrat dikeringkan dan ditimbang dan dicatat (nilai B) setelah dibersihkan dengan bahan pembersih, dan substrat yang dibersihkan kemudian direndam dalam bahan pembersih pelarut untuk pembersihan menyeluruh (trikloroetilena) proses ultrasonik selama sepuluh menit, kemudian dikeringkan dan ditimbang dan dicatat (nilai C). Persentase kebersihan diperoleh melalui rumus: (A-C) -B =% Efek terbaik: Nilai 100g, nilai B 90g, nilai C masih 90g, menunjukkan berat noda minyak 10g, maka kebersihannya 100%; Nilai B 100g, nilai B 92g, nilai C masih 90g, manual ditemukan memiliki 2g noda minyak yang belum dibersihkan setelah pembersihan pelarut, menunjukkan bahwa kebersihannya 80%; metode penimbangan harus metode uji kebersihan terbaik.

2. Metode menyeka:
Setelah substrat diturunkan dan dikeringkan, gunakan kertas penyerap minyak berwarna putih atau padat untuk menyeka permukaan substrat. Jika tidak ada bintik-bintik minyak atau dempul hitam, dapat dianggap memenuhi syarat untuk menurunkan lemak.
3. Pemeriksaan visual (paling umum digunakan):
Begitu substrat diturunkan dan dibilas, air harus dibiarkan rata, daripada diperas menjadi air atau partikel.
